
Bagansiapiapi,Rohil Abadi- Perwakilan masyarakat, pemilik toko, tokoh adat dan Hipemarohil Pekanbaru menyatakan menolak keberadaan atau di tutup permanen usaha Indomaret dan Alfamart di Kecamatan Kubu Babusalam ( Kuba ).
Hal ini disampaikan tokoh masyarakat Kuba, Zuhaifi,ST saat diwawancarai wartawan, Kamis (24/4/2025) sore kemarin.
Zuhaifi menerangkan, pihaknya menghadiri undangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP)
Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ) terkait adanya penolakan berdirinya Indomaret dan Alfamart di
Kuba. Tepatnya Rantau Panjang Kiri.Ia mengatakan, masyarakat beserta para pemilik toko dan para pelaku UMKM mulai resah dan muncul rasa khawatir akan kelangsungan usaha mereka.
Untuk itu, dia berharap, kepada Pemkab Rohil ataupun pihak terkait bisa mengambil tindakan tegas. Sebab jika dibiarkan hal ini dapat merusak iklim usaha yang sudah ada di Kuba dan Kubu, serta mematikan pedagang tradisional.
“Anehnya UMKM setempat Sudah menolak sebelum berdirinya Indomaret ini, di tambah lagi dengan izin keluar tanggal 20 Maret 2025, launchingnya tanggal 1 Maret 2025. Tidak hanya kesalahan perizin, dampaknya ekonomi untuk para pelaku UMKM berdampak sangat parah dan adanya promo setiap bulannya yang di lakukan oleh Indomaret dan Alfamart,” paparnya.
Ia menyebutkan kemungkinan apabila tidak di indahkan oleh pemerintah dalam hal ini dinas terkait dalam rapat tersebut, maka pihak masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pelaku UMKM dan mahasiswa akan ada aksi – aksi nyata.
Sementara itu Kadis DPMPTSP Rohil Cici Sulastri SKM.MSi ketika di konfirmasi pada Jumat (25/4/2024) membenarkan tentang adanya penyampaian oleh pelaku UMKM dari Kecamatan Kuba tersebut.
“Hari ini kami juga udah bahas dengan Pak Wabup Jhony Charles. Dan beliau menyampaikan agar di kaji dulu. Sebab menurut beliau kita tidak boleh melarang investor datang, dan tidak boleh mengabaikan kepentingan masyarakat juga,” bebernya.
Bahkan lanjut Cici, bahwa dalam acara tadi juga ada dari pihak Indomaret dan Alfamart.
“Perwakilan dari dua pelaku usaha itu mengatakan tadi akan menyampaikan ke pimpinan mereka. Artinya dalam waktu dekat akan adalagi pembahasan lebih lanjutnya,” pungkas.
